Jauh....telah kurasa diri ini berjalan, diluasnya alam kefanaan, dalam genggaman kuasaMu, hingga detik ini wahai zat yang maha Pengasih...hamba masihlah berada disini, diantara semesta raya yang telah Engkau hamparkan, dalam naungan satu-satunya langit sebagai salah satu dari lambang keagungan dan kemaha besaranMu.
Berlari dari takdirMu, menghindar dari fitrah kuasaMu, Menghilang dari jangkauan iradahMu...adalah hal mustahil yang mampu hamba lakukan. Hamba memanglah tiada memiliki pilihan yang lain, selain tunduk, pasrah dan patuh dengan segenap sunnatullah ini. Menjernihkan kembali akan setiap buramnya pandangan mata iman dalam hati, membersihkan noda yang senantiasa berusaha mengotori keihklasan niat,,,,wahai Rabb, terkadang hambaMu ini merasai...kelelahan, bahkan..begitu sangat,owwhhhh...lemahnya daku.
Pinta dan permohonan ini kerap bergumul dalam bimbang, antara keinginan dan kepasrahan, antara pilihan dan penerimaan, haruskah terucap dengan lisan, ataukah diam dalam seribu harap. Kuyakini Engkau zat yang maha tau tentang yang tersurat juga yang tersirat. Bagaimanakah sebaik yang Kau ingini wahai....pemilik jiwa?, kujalani semampu diri, mohon cahaya petunjukMu disetiap ragu, letih, dan harap.
Rabb, dalam rapuh hamba berusaha agar tetap teguh, dalam lemah hamba kuatkan asa tuk semata dapat menggapai ridho dan naungan dalam kasih abadiMu. Tolong jaga diri hamba yang sungguh tak sempuna ini hingga nantinya janjiMu yang terbaik bagiku kan dapat kurasai sebagai yang terindah disisiMu. Dalam gelisah jiwa kumohon kasih, ampun dan ridhoMu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar